Skip to main content

Posts

Showing posts from May, 2013

SGF : chap 2

Setelah seharian belajar. Bel pulang pun berbunyi. Murid kelas zachi pun mulai memberesakan alat tulisnya. Begitu pula zachi, ia mulai merapihkan peralatan sekolahnya dan memasukkannya kedalam tas. Lalu beranjak meninggalkan  kelas.  Ia langsung bergegas menuruni tangga dan langsung pergi ke gudang belakang sekolah, yang sunyi dan membuat dirinya tentram. Sejauh ini belum ada yang tau kalau gudang sekolah yang jarang dikunjungi siapapun telah menjadi tempat zachi untuk menjernihkan pikiran selama kurang lebih 3 tahun terakhir ini.
Zachi bersandar ditembok gudang, menikmati semilir angin yang berhembus tenang.lalu ia merogoh saku blazernya dan mengeluarkan setangkai mawar merah yang sudah ia bawa sejak pagi tadi. Ia mengangkat mawar itu keatas dan membiarkan hembusan angin menerpa mawar tersebut sehingga menebarkan keharuman yang menenangkan jiwa.
5 menit,  10 menit….  Ia masih menikmati keharuman mawar tersebut dengan mata terpejam. Pikirannya terbang melayang – laying. Menembus cak…

SGF : Chap 1

Tik tok tik tok….  Kriiing Kriiing… zachi bangun…. Kriiing kriing... zachi buka mata…. Kriing kriing… zachi telat bangun. “umh.,,” ia mulai membuka mata dan tangannya mulai meraba- raba mencari jam weker nya yang ia set dengan suaranya sendiri. Ia berhasil menemukan jamnya “ah ini dia.” Lalu ia menekan tombol off untuk mematikan jam wekernya yang masih saja berbunyi. –klik- . “hn.. “ ia mulai bangun dari tempat tidurnya , beranjak menuju kamar mandi. Sebelum itu ia sempat melewati kaca besar yang tergantung di tembok kamarnya dan sedikit memperhatikan dirinya.. “hm.. masih tak berubah, rambutku kapan panjang?” tanyanya sambil memegang ujung rambutnya. Lalu ia turunkan pandangan kebawah sedikit “ini… sepertinya takakan berkembang” /menghela nafas/ Lalu ia menyentuh-nyentuh wajahnya sendiri “ini.. kapan berubah menjadi wajah seorang gadis yang cantik jelita?” /menghela nafas panjang/ Lalu ia kembali berjalan menuju kamar mandi sambil bergumam “kapan aku bisa jadi seorang putri yang ca…

Suratku Untuk Mu Wahai Masa Lalu 

Perlahan ku coba untuk buka kedua mata. Terasa berat. Rasa kantuk masih saja bertahan untuk bertengger di kedua mataku ini. Sampai pada akhirnya setelah berusaha setengah mati aku pun berhasil membuat kedua bola mataku yang malas ini keluar dari persembunyiannya. Hal pertama yang aku lihat adalah langit – langit kamarku. Putih. Kosong . Seperti layar bioskop yang siap menampilkan diorama berbagai macam film ternama. Namun yang aku lihat bukanlah film – film ternama seperti yang ada di bioskop pada umumnya. Yang terlihat adalah sejuntai kisah masa lalu yang sudah lama ku pendam sendirian, yang sudah lama tertidur dalam memori yang dalam, yang sudah ku kunci rapat – rapat dalam kotak ingatan agar tak ada satu pun yang bisa membukanya. Aku terdiam. Kaku. Tak mampu berkata – kata. Tak mampu bergerak. Hanya bisa diam melihat apa yang terpapar di hadapanku. Dan akhirnya air mata kupun mengalir. Deras. Kembali mengenang sebuah drama kehidupan yang menyakitkan. Sebenarnya tak seluruhnya menya…