September 07, 2013

ceritanya si zahara mau curhat

hai hai gaaaaaaals!!! *civokbasah* Long time no see hueee :""
aaaaak!FYI now i'm a college student of Diponegoro University muohoho *benerinkerah*
aje gile kesannya gue bangga banget gitu ya? hahak.
yaa lumayan lah ya bisa jadi colleger di salah satu universitas terbaik di Indonesia *gabermaksudsombongsumpah*
well ok. lupakan yang tadi dan langsung menuju curhatan gue wuzzwuzz
hm.. as you as known ya Undip itu letaknya di Semarang, dan notabene gue tinggal di Bekasi. otomatis gue mesti nge-kost dong? nah singkat cerita akhirnya gue nge-kost nih. awal - awal nge-kost sih masih di temenin mama 1 minggu. sampe ospek selesai. jadi belum kerasa 'anak kost' nya. i'm (still) on my comfort zone. wakakak. yamasih enak sih ya ada mama. ada temen ngobrol, kalo ada apa apa tinggal curhat, masih ada yg peratiin. and finally... setelah 1 minggu akhirnya mama balik ke Bekasi :"( . gue nangis loh pas nganter beliau. sumpah rasanya pengen ikut balik juga, or  pengen nahan mama supaya ga balik.
dan gue pun jadi anak 'alone' . sserba alone... sepii banget rasanya, hampa *iniGAKlebay*
gue awalnya bingung, mau ngapain yak di kosan. mana hari minggu, blm tau daerah sini, ga ada kotor, gabisa muter - muter.. sumpah kacau deh, berasa banget sepinya. berasa kangen mama, kangen rumah, kangen semuanya. kangen Bekasi juga. well at first gue kira gue ga bakal betah disini. tapi dalam kurun waktu seminggu setelah mama balik ke Bekasi *hariinipasseminggumamabalikkeBekasi* gue mulai bisa adaptasi.mulailebih akrab sama anak-anak satu kosan, mulai akrab sama anak anak sejurisan, se kelas, se prodi. tapi tetep ya yg namanya KANGEN ya tetep aja KANGEN !! masih kangen rumah, walaupun baru 2 minggu disini tapi .. homesick gewlaaa. :"( yaa setidaknya homesick gue sedikit terobati dengan kehadiran audrey dan ais di Line gue :") mereka setia nemenin gue dari pagi sampe malem. muehehe walaupun cuma di line sih tapi ya gimana seneng aja gitu ada dua sahabat yang tak henti - hentinya ngasih support supaya gue betah disini. :") love you half to death gals !!
dan.. sekarang gue mau cerita soal 'perkuliahan' nih. gini ya, kuliah itu J AA U H beda banget sama SMA. jam kuliah nya tuh ngacak, ga tentu dan sang dosen pun bisa mengubah jam mata kuliah sesuai waktu kosong nya beliau. maka dari itu gue yg notabene pemalas+teledor ini jadi agak bingung ngatur jadwal ...(jadwal makan, jadwal baca novel, jadwal ngepel, jadwal nyuci baju -anak kost ye nyuci baju sendiri cuys-) sampai akhirnya segala macam hal yang gue lakuin hampir aja keteteran. adaaa aja yng ketinggalan pas mau ngampus. jam tangan lah, sapu tangan lah, botol minum lah. dan sempet juga tuh kemaren gue salah jadwal, harusnya pengantar ilmukelautan dan ose, gue malah bawa modul fisika SMA gue, gue ingetnya hari itu fisika dasar cobaaa-_______- duh parah deh pokoknya. mana udah bawa berat berat, eh taunya salah jadwal. gue gregetan banget tuh kemaren. yaa tapi ya itu namanya 'morning sickness' ala anakrantau. nah karena itu lah gue jadi jarang nge-blog sekarang. fanfict gue pun belum gue lanjutin. duh baaaang susah nyempetin waktu. bukannya sok sibuk tapi adaaa aja yg mesti gue kerjain. ini sukur sukur nih bisa nge blog ... huf huf.
hm.. curhat apa lagi ya... ohiyahati.. ah kapan kapan kapan aja deh. pegel nih jari gue ngetik mulu muehehe.
ok bye gaaals :*

August 01, 2013

Shonengakurosou : Stranger

|Pagi hari…. Ruang makan.. Sarapan|
“bonjour zach..”
“aaa, ma’am, bonjour. Yang lain kemana? ” kataku sambil mencium pipi nenekku (di keluarga ini hanya aku yang menyebutnya ma’am)
“seperti biasa, masih bersembunyi dibalik selimut mereka.” Jawab ma’am sambil tersenyum
Aku hanya mengangguk dan mulai duduk
“kau mau roti selai ?” Tanya ma’am
Aku menggeleng “tak usah, aku hanya mau minum susu lalu pergi mengurus visa ku.” Kataku sambil mengambil segelas susu hangat buatan ma’am.
“ooh begitu, baiklah. Omong omong, bagaimana dengan.. tempat tinggalmu? Kau sudah pikirkan mau tinggal dimana?” pertanyaan yang ma’am lontarkan membuatku sedikit kaget lalu tersedak
“uhuk…” aku terbatuk – batuk karena kaget tersedak
“duh kau ini, makanya minum dengan perlahan” kata ma’am sambil menpuk nepuk punggungku
Aku merasa sedikit baikan karena tepukan dari ma’am
“merci  ma belle ma’am” kataku sambil kembali menghabiskan sisa susu dalam gelas.
“de rien, nah jadi bagaimana soal tempat tinggalmu?” ma’am mengelus lembut rambutku.
5 detik kemudian.. setelah susu sudah habis baru ku jawab pertanyaan ma’am
“um.. aku blmcari. Mungkin nanti aku akan menemukannya sendiri (?).. yaa gampang lah kalau soal tempat tinggal” kataku santai
“ hm.. kalau kau blm menemukan tempat tinggal biar ma’am minta teman ma’am untuk mencarikan tempat tinggal untukmu”
“ah tak usah ma’am aku bisa cari sendiri “ kataku sambil mengedipkan mata pada ma’am
“baiklah kalau begitu, ahiya mau ma’am siapkan supir?”
“non” kataku menggeleng  “aku naik bus saja”
“tapi itu memakan waktu lama” suara ma’am agak bergetar.
“tak apa ma’am.  Tak masalah untuk ku”  katakau sambil tersenyum nakal
“dasar kau ini” gumam ma’am lalu kemudian menyeruput teh nya
“ma’am aku berangkat dulu ya. “ kataku sambil beranjak mendekati ma’am untuk mencium pipinya
“ok. Hati hati di jalan ya. Bon courage” jawab mam sambil mencium pipiku

Lalu aku pergi keluar rumah menuju halte. Aku akan pergi ke kantor imigrasi, menggunakan bus umum. Aku lebih suka naik kendaraan umum.. lebih menantang untukku. 
Sesampainya di halte
Hari ini halte tak terlalu ramai. Hanya ada beberapa orang yang akan pergi bekerja sepertinya.aku membeli tiket lalu duduk disalah satu kursi kosong yang tersisa. Lalu tiba –tiba aku melihat sebuah brosur  yang entah datang darimana terjatuh tepat diatas pangkuanku.
“Shonengakurosou.. asrama umum… wah! Kebetulan”
Ku baca baik – baik keterangan selanjutnya.. lalu.. bus ku datang. Brosur itu Segera ku lipat dan kumasukan kedalam tas, kemudian aku masuk kedalam bus.

|Di dalam bus|
Saat masuk kedalam bus aku segera mencari kursi kosong. Melihat ke kanan dan kiri…
“hm.. ternyata penuh juga.” Pikirku. Hampir setengah menit ku mencari kursi kosong, akhirnya kutemukan juga kursi kosong di bagian ujung belakang bus. Segera ku tempati kursi itu sebelum diambil oleh yang lain.
“aah dapet juga nih bangku” gumamku sambil bersandar pada kursi. Berhubung kursi yg ku dapat ini ada di ujung-samping jendela, jadi sepanjang perjalanan sepertinya aku akan memandang kearah luar terus haha. Itu pikiran awalku tapi… semua berubah saat kusadari aku duduk di sebelah pria aneh. Perhatianku tertuju padanya. Ia memakai sweater hitam yang cukup tebal kurasa. Dan topi hitam, menutupi matanya.
“ Pemandangan yang aneh mengingat ini masih musim panas…” gumamku
“sweater hitam tebal … sungguh aneh, belum lagi ia membawa tas besar yang ia dekap di dadanya.. ini aneh.. dia seperti….” Masih bergumam sambil berfikir
Tiba-tiba sesuatu terlintas di pikiranku.. dan membuatku sedikit tersentak
“PERAMPOK!!!!” jeritku dalam hati

Seperti yang  sedang gencar diberitakan akhir – akhir ini, salah satu hotel ternama di Paris baru saja kerampokan perhiasan. Hotel CARLTONATION , menjadi tuan rumah untuk pameran perhiasan La Viora.  Dan 2 hari yang lalu sebagian besar  dari perhiasan yang dipamerkan telah raib dibawa rampok. Perampok itu dikabarkan perampok kelas atas karena mereka bisa menembus pengamanan tingkat tinggi La Viora. Ini merupakan perampokan terbesar dalam sejarah di Eropa.

Pikiranku kacau. Ada perasaan takut dan tegang. Ingin teriak pada seluruh penghuni bus kalau yang duduk disampingku ini perampok. Tapi…… kalau aku sampai salah bagaimana? Kalau dia ternyata bukan perampok? Duh.. bagaimana ini. Aku hanya bisa menggigit bibir bawahku sambil menahan rasa takut.

Bus pun masih berjalan. Sudah +/- hamper 25 menit aku berada di dalam bus tapi orang ini masih belum menunjukkan gerak gerik yang mencurigakan.  Ia masih duduk tertunduk sambil mendekap tas besarnya. Jujur saja sejak tadi aku tak sedikitpun menurunkan tingkat kewaspadaan ku pada “terduga” perampok ini.  
“ini orang lehernya gak pegel apa nunduk terus dari tadi?” tanyaku dalam hati.
Tiba tiba… “ciiiiiiiit……..”
Bus berhenti mendadak, seluruh penumpang terdorong kea rah depan. Aku juga, begitupun si pria aneh tadi, dan.. topi pria aneh itu .. TERJATUH!!!! “ah aku bisa melihat wajahnya!!” pikirku. Namun.. sepertinya pria aneh itu memiliki kecepatan diluar rata – rata. Dengan kilatnya, ia ambil topinya dan lanngsung memakainya tanpa bisa ku lihat wajahnya sedikitpun. Dengan menahansedikit rasa kesal aku kembali duduk di kursiku dan tiba – tiba sopir memberikan pengumuman.
“excuze moi, kita tak dapat melanjutkan perjalanan ini. Bus ini sedang mengalami masalah teknis. Kami akan memindahkan kalian ke bus lain atau kalian bisa memilih menggunakan transportasi lain. Sekali lagi kami mohon maaf, dan terima kasih atas perhatiannya.”
Usai penjelasan dari pak sopir para penumpang segera turun, termasuk si pria aneh itu. Dia turun dengan cepat, secepat kilat. Ku coba menyusulnya, menerobos kerumunan penumpang yang lain namun ia sudah menghilang entah kemana.
“sial!” umpat ku kesal.
“itu orang turunan Flash (tokoh marvel) kali ya? Cepet banget ngilangnya.” Gumamku.
Karena ia sudah menghilang, akhirnya aku kembali pada tujuan awalku. Kantor imigrasi. Untungnya bus berhenti tak jauh dari kantor imigrasi yang ku tuju. Aku berjalan santai sambil menikmati cuaca hari ini yang cukup cerah ditemani sedikit semilir angin yang memberikan sedikit kesejukan. Lalu aku berbelok ke dua jalan utama dan akhirnya sampai di depan kantor imigrasi. Lalu aku masuk, menuju kedalam gedung kantor imigrasi, melewati halaman depan kantor ygang di penuhi oleh berbagai macam jenis bunga musim panas.

|Di dalam gedung kantor Imigrasi|
Aku segera masuk kedalam gedung dan langsung bertanya pada resepsionis, dimana aku bisa mengambil visa ku.
“bonjour, excuse moi” sapa ku sambil tersenyum
“bonjour, mademoiselle. Ada yang bisa saya bantu?”
“aku ingin mengambil visaku, dimana bisa ku ambil?”
“oh bailah mari ku antarkan” jawab resepsoinis itu sambilberanjak untuk menunjukkan tempat pengambilan visa.
“aaa merci beaucoup” kataku sambil membungkukkan badan sedikit. Lalu mengikuti nya dari belakang.
Dua menit kemudian, aku sampai di tempat pengambilan visa. Resepsionis yang mengantarku tadi sudah kembali ketempatnya lagi.
“ Hari ini tak cukup ramai.. atau aku yang terlalu cepat? Ah tapi tidak juga sepertinya.” Gumamku. lalu ku lirik jam  yang ada di dinding ruangan.. 11.30 a.m sudah cukup siang….
Ku lemparkan pandangan ke sekitar ruangan. Ruangan ini cukup besar, penuh dengan warna krem – hitam – abu abu. Seperti layaknya kantor kantor yang lain. Ada beberapa lukisan abstrak yang tertempel di tiap – tiap bagian dinding. Ada juga guci antic yang terpajang manis disudut ruangan. Ada beberapa meja dengan para petugas yang sedang sibuk dengan pengambil visa & layar computer masing – masing.  Ada beberapa baris kursi tunggu. Di baris terdepan ada pria dengan kemeja hitam yang sedang sibuk dengan ponselnya, dibaris kedua ada dua orang ibu – ibu yang sedang asyik merumpi. Baris ketiga kosong, dan dibaris ke empat ada seorang ibu yang sudah lanjut usia. Tadinya aku sudah mau menduduki salah sautu kursi di baris ketiga, namun entah kenapa kaki ku bergerak kea rah kursi di samping ibu lanjut usia tersebut.

“excuse moi, bolehkah saya…”
Ibu itu menoleh. Ku lihat wajahnya sangat bersih, cantik dan anggun, matanya indah ada sedikit kerutan di sudut matanya namun ia tetap terlihat cantik, belum pernah ku lihat wanita seperti ini. Bahkan ma’am pun kalah cantik oleh dirinya. Batin ku.

“oui, silahkan” jawabnya sambil tersenyum
“merci beaucoup, madam”
“de rien mademoiselle. Rose Violet, et moi?” katanya sambilmengulurkan tangan tanda pengenalan
“Zachie Prins.  Waw madam, namamu indah sekali, penggabungan dua nama bunga” sambutku sambil menjabat tangannya. Kurasakan tangannya haluus sekali.  Bahkan lebih halus dari tangan ma’am.
“ah itu.. iya kedua orangtuaku dulu.. sangat menyukali bunga rose, dan kebetulan surname ayahku dulu juga Violet jadinya yaah begitu..” jawabnya sambil tersenyum.
“ooh begitu,  ahiya madam mau mengambil visa kemana?”
“aku mau ke brazil, mengunjungi kerabatku. Ada kerabatku disana. Sudah lama kami tak bertemu. Aku rindu padanya.”
“aah iya, saudara jauh ya. Kau pasti sangat rindu padanya. Sudah berapa tahun tak bertemu?”
“sekitar 13 tahun kami tak bertemu…” ia tertunduk “ah sudahlah, sebentar lagi aku pun akan menyusul dirinya. kau sendiri mau kemana?”
“aku.. mau ke jepang. Melanjutkan pendidikan. Madam jangan sedih, kan sebentar lagi mau ketemu dia”
“ahaha kau ini, terdengar seperti anak kecil saja. Jepang ya… disana kau akan menemukan Cita dan Cinta”
“cita dan cinta? Ah madam, kau ini seperti peramal saja”
“tunggu dan lihat saja nanti. Percaya kata kata ku”
Aku hanya bisa tersenyum mendengar perkataannya. Lalu aku memalingkan wajah kea rah yang lain. Lalu aku ingin bertanya lagi padanya
“ma..ma-dam..?” aku terkejut. Ia tak ada disampingku. Ku caridirinya. Kulihat ke kanan kiri depan belakang, dia tak ada. Hanya aja setangkai bungamawar dan setangkai bunga violet. Tiba tiba aku merasa takut.  
“Zachie Prins” seorang petugas memanggil namaku.
Aku menarik nafas lega, setidaknya aku sudahbisa mengambil visa ku dan pergi dari sini. dan tanpa ke sadari, tangaku mengambil keduatangkai bunga tersebut.

July 30, 2013

Shonengakurosou : Dream

Cahaya putih besar menyorot ke arah ku membuatku silau tak bisa melihat keadaan sekitar.
Zet.. zet.. zet..
Perlahan terlihat cahaya dengan warna lain yang juga mengarah padaku.
“ugh.. ini kenapa?”
Perlahan cahaya cahaya itu bergerak kearah lain, memberikan sedikit ruang untuk ku melihat keadaan sekitar.
Perlahan ku coba untuk melihat dan …..
“ini dimana?!!” kataku membatin.
Ada puluhan, bukan. Ratusan, Orang ada didepanku. Bersorak sorai, riuh.. tak jelas apa yang mereka seru-kan. Kulihat kanan dan kiri. Ada belasan, ah hamper 20 orang, dengan usia yang beragam. Di dominasi pleh perempuan. Ada beberapa orang laki –laki . Mereka semua seperti ingin melakukan sebuah konser akbar, mereka membentuk sebuah formasi, dan juga terlihat dari pakaian yang mereka kenakan.
Dan aku.. berpakaian seperti mereka. Seditik kemudian ku sadari.. aku ada di panggung besar nan megah, dihiasi ornament- ornament unik, kulihat kebelakang.. ada layar digital besar yang bertuliskan “SGF 48 in concert ”. Ku lempar kembali pandanganku kearah depan, mencoba mendengar apa yang ratusan orang itu.. dan.. ku dengar mereka menyebut.. “SGF 48!!!”
Tiba – tiba dari ujung panggung keluar 2 orang yang lebih dewasa dari orang – orang  disekitarku, pria dan wanita..
“ selamat malam SGFholic !!”  kata 2 orang  itu bersamaan yang lansung disambut teriakan riuh dari para penonton.
“ya, malam ini saya, Erza dan rekan saya..”
“Natsu, akan mengantarkan kalian menyaksikan konser akbar SGF48.!!”
“waaaaaa-waaaaaaa SGF48.. SGF48!!!” Pembukaan yang dilakukan oleh kedua mc tersebut langsung di sambut dengan teriakan histeris-semangat(?) para penonton  sambil menggoyang goyangkan light- stick  mereka.
Di tengah teriakan itu, orang – orang yang ada di panggung ini ;yang ku asumsikan sebagai SGF48; mulai maju perlahan ke sudut – sudut panggung, bergerak ke posisi mereka masing- masing. Para wanita mulai maju mengisi  5 sudut utama panggung, dan para pria tiba – tiba saja sudah memegang alat music sendiri – sendiri drum, bass guitar, keyboard, saxophone. Termasuk diriku, tiba tiba saja sebuah guitar bass sudah nangkring ditanganku . Padahal seingatku tadi aku blm mengambil apapun. Aneh

“nah mari kita saksikan…  SGF48-Live in concert!!!!!!”  lalu kedua mc menghilang ke belakang panggung
Suara alunan music drum dan bass gutitar mulai mengalun.. para sgf48 mulai menyanyikan lagu yang belum pernah ku dengar sebelumnya. Dan aku…. Hanya bisa terdiam diatas panggung dengan bass guitar ditanganku melihat semua hal ajaib ini… sampai salah seorang pemain guitar bass  menyenggol bahuku  sambil berkata
“oi zach, ayo main jangan diem aja, gimana sih lu!!”
Karena senggolannya cukup keras dan membuatku cukup kaget (karena ia bisa tahu namaku) sehingga membuatku kehilangan sedikit keseimbangan dan…. Terjatuh..
Dukk!!!
Music berhenti, lampu padam dan semua menjadi gelap.  Tak terdengan alunan music maupun teriakan para penonton. Hanya ada rasa sakit yang begitu dalam, membuatku terpejam untuk menahan rasa sakitnya.
“aww… sakit.” Perlahan ku buka mata, dan kusadari bahwa aku terjatuh dari tempat tidur.
“hah?” aku terbengong – bengong .. terduduk dibawah-samping kasur… mencoba mengerti apa yang terjadi…
“oalaaah, mimpi! Gue kira apaan. Duh duh.” Kataku sambil menggelengkan kepala. Perlahan ku coba bangkit, berjalan kearah tirai dan membukanya, melihat keindahan laut Prancis  di pertengahan malam.

Ya, aku tinggal di sekitar Cote d'Azur , Perancis selatan, kota yang terletak dipesisir pantai nan indah memberi  ketengan sendiri bagi penikmatnya .  Aku tinggal bersama keluarga besarku (kakek nenek paman bibi dalam satu atap) di rumah keluarga kami (keluarga Prins), yang sudah diwariskan secara turun temurun.  Kami bukaan orang Prancis asli, kami adalah keturunan Belanda yang tinggal di Prancis. Namun tak lama lagi aku akan meninggalkan rumah ini, kota ini, negri ini, benua ini….., demi melanjutkan pendidikan, aku akan hijrah ke belahan bumi asia sana, Jepang.  

Melihat keindahan laut di sudut jendela selalu membuatku tenang. Membuatku bisa berfikir jernih.  Hm… yaa omong omong soal berfikir jernih.. aku masih mencoba mencerna arti mimpiku yang tadi.. yaa walaupun menurut sebagian  orang mimpi itu hanyalah bunga tidur tapi.. bagiku mimpi yang ini berbeda…
“ semua terlihat nyata bagiku.. sungguh..  kilatan lampu, orang orangnya.. penontonnya….”
 sejenak aku terdiam berfikir.. “aiya!!” lalu aku menjentikkan jari
“penontonnya… terlihat seperti orang jepang! Nama Mc nya juga.. kalau tak salah.. Erza.. Natsu…. Terdengar seperti nama orang jepang!” aku bergumam sendiri
Aku menggigit ujung ibu jari kanan ku
“jepang.. bagaimana  kehidupanku nanti disana? Apa akan ada sgf48 itu?”
Menghela nafas panjang lalu menguap
“hoaaaam,,,, ah sudahlah aku masih mengantuk” aku kembali menutup tirai, berjalan menuju ke singgasana ku.. kemudian mendapat pelukan hangat dari sebuah selimut kesayangan.


July 28, 2013

im sorry

Hi blog walker... 
i'm sorry i wont continue my SGF story, but i'll updating my new version of my SGF story.. Keep REading guys!!
ps:
1. SGF 1
2. SGF 2

May 17, 2013

HOTEL CITY

I'm having a lot of fun in『Hotel Story』. Play with me! My ID:Ph61UzUrhL @HappyHappyLabs http://play.google.com/store/apps/details?id=com.happylabs.hotelstory

May 14, 2013

SGF : chap 2


Setelah seharian belajar. Bel pulang pun berbunyi. Murid kelas zachi pun mulai memberesakan alat tulisnya. Begitu pula zachi, ia mulai merapihkan peralatan sekolahnya dan memasukkannya kedalam tas. Lalu beranjak meninggalkan  kelas.  Ia langsung bergegas menuruni tangga dan langsung pergi ke gudang belakang sekolah, yang sunyi dan membuat dirinya tentram. Sejauh ini belum ada yang tau kalau gudang sekolah yang jarang dikunjungi siapapun telah menjadi tempat zachi untuk menjernihkan pikiran selama kurang lebih 3 tahun terakhir ini.

Zachi bersandar ditembok gudang, menikmati semilir angin yang berhembus tenang.lalu ia merogoh saku blazernya dan mengeluarkan setangkai mawar merah yang sudah ia bawa sejak pagi tadi. Ia mengangkat mawar itu keatas dan membiarkan hembusan angin menerpa mawar tersebut sehingga menebarkan keharuman yang menenangkan jiwa.

5 menit,
 10 menit…. 
Ia masih menikmati keharuman mawar tersebut dengan mata terpejam. Pikirannya terbang melayang – laying. Menembus cakrawala dan akhirnya terhenti di depan pintu masa lalu. Saat ingin menmbus pintu tersebut, zachi segera membuka mata. Kembali tersadar. Lalu ia menghela nafas yang cukup panjang, seakan adabeban berat yang ia pikul. Setelah itu ia memasukan kembali mawar itu kesakunya dan pergi beranjak dari tempat itu kearah gedung olahraga.
***
Sementara itu di asrama… mami mulai sibuk mencari sesorang yang bisa ia jadikan partner untuk menemaninya pergi ke party temannya.
“duh si zachi mana sih?” Tanya mami panic.
Lalu ada suara dari arah pintu masuk asrama “taa-daa-ii-maaa”
“zach akhirnyaaa pulaaa….ng,”sambut mami sambil menengok ke sumber suara
“ eeeh, ternyata kamu dam. Okaeri cidam… Zachi mana?” Tanya mami sambil celingak celinguk(?)
“arigatou mih, kurang tau deh mih, tadi dijalan sih ga ketemu.” Jawab cidam.

Cidam. Dia penghuni asrama ini juga. Keras kepala, susah diatur . Cuma takut sama si mamih doang. Ckck *geleng-geleng* dia sekarang kelas 11, sama dengan belang. Namun beda sekolah. Ia dikenal sebagai pentolan di sekolahnya…. Brutal /heh

“yaah dam, duh gimana nih, setengah jam lagi harus berangkat, ga ada temen, mana zachi belum pulang. Duh kamu mau ga temenin mami?” pinta mami dikala kegalauannya.
“ga, ah mih, males.” Jawab cidam cuek sambil berjalan menuju tangga.
“eeh, kamu harus mau pokoknya!” paksa mami
“ga ah mih males, dari sore ini sampe nanti malem cidam mau belajar mih.” Jawab cidam asal
/mami hamper tertawa/ “sejak kapan kamu mendadak rajin gitu dam? Biasanya juga kamu Cuma nyiapin ‘peralatan’ buat perang besok kan?” kata mami sambil tersenyum lebar
“ngga kok mih. Cidam emang mau belajar!” jawab cidam kekeh
“emang ada apaan sih dam? Tumben tumbenan kamu belajar?” kata mami sambil berjalan menuju dispenser(mau minum ceritanya)
“ada ulangan mih”
“ulangan apa ?” kata mami sambil mengucurkan(?) air kedalam gelas
/lalu mami minum/
“seni budaya mih” jawab cidam
/seketika mami tersedak/
“uhuk- uhuk.. huk.. duh kamu tuh ya dam../mami menepuk nepuk dada/ kamu tuh ya ulangan senibudaya aja diribetin” kata mami sambil berusaha mengatur nafas
“mih, mamih gpp? Gpp mih sekali kali aku juga pengen dapet nilai bagus di senbud”
“mami gpp, udah lah senbud aja ribet. Pokoknya kamu harus nganterin mamih!/kata mami berkeras/ kalo kamu ga mau temenin mami…. /mami menyeringai sinis/ jatah makan kamu mami potong seminggu” ancam mami :3
“eh mana bisa begitu mih! Kan itu kewajiban mami ngasih makan mau, masa sekarang jatah makan ku di potong? Ga bisa gabisa ga bisa!!” elak cidam
“makanya! Anterin mamih! Nganter=makan, ga nganter= laper. Pilih mana?” Tanya mami sambil terus menyeringai
“errh ga mau!”
“harus mau! Pokoknya 30 menit lagi kamu ga siap…. Jangan harap besok bisa melihat matahari pagi (?) *deathglare* /seketika mami berubah menjadi Gasai Mamih/
/cidam ciut…. Dan akhirnya menuruti perkataan maminya ini/
“eeh i-iya mih” jawab cidam dengan gemetaran.  Dan segera lari terbirit birit menuju kamarnya.
“fufufu, akhirnya beres juga.. sekarang tinggal ganti baju, sebelum malaikat malaikat  rusuh itu pulang (baca: penghuni asrama yg  lain) wkwkwk” gumam mami sambil berjalan menuju kamarnya.
***

Akhirnya zachi sampai didepan gedung olahraga. Masih sepi rupanya, sepertinya ia orang pertama yang sampai disana. Perlahan ia buka pintu gedung olahraga yang ternyata tak dikunci. Ia mulai masuk dan berjalan ketengah tengah lapangan indoor yg ada disitu. Ia berjalan sambil memperhatikan sekitar, Bangku penonton pun masih  kosong dan memang masih sepi, belum terlihat satu orang pun disana. Saat ia sampai ditengah tengah lapangan ia duduk, dan merebahkan tubuhnya diatas lapangan.
 Ia menatap atap gedung olahraga menerawang jauh entah kemana. Lagi lagi kemasa lalu.cepat cepat ia menutup mata dan menggelengkan kepalanya serta menggumam “itu udah lewat, ga bisa diubah lagi.”  Saat itu terdengar pula suara pintu olahraga terbuka. Zachi buru buru bangkit berdiri dan bersikap senormal mungkin, berjalan menuju arah pintu dan melihat siapa yang datang.
Ternyata capung, lipan dan beberapa anggota basket lain mulai datang. Capung dan lipan juga satu asrama dengan zachi.
“yo zach, lu udah dateng aje.” Tanya capung
“yo pung, iya lah, mau latihan kan kita. Harus semangat dong. 2 minggu lagi kita tanding lawan sekolah tetangga kan?” jawab zachi dengan gaya khasnya
“yoeh,” jawab capung
“eh zach, ada anak baru tuh yang mau masuk” kata lipan
/Zachi mengerenyitkan dahi/
“siapa?” Tanya zachi, dia sudah mengira sebenarnya siapa yang akan bergabung dengan timbasket merekaa. Pasti si cowok sok itu.
“anak baru zach, temen kelas lo juga kalo ga salah.” Jawab lipan
“oh, si rei?” jawab zachi acuh
“iya tuh dia”
“suruh langsung ke si Hula aja tuh. Suruh isi formulir pendaftaran anggota baru. Udah yuk ganti baju. bentar lagi mau mulai nih latihannya.” Kata zachi sambil berjalan menuju ruang ganti.

Singkat cerita, mereka semua telah ganti baju dengan baju basket. Mereka kembali lagi ke lapangan indoor daaan… mendapati kursi penonton yang ada di pinggir lapangan tsb sudah hamper penuh di isi oleh kerumunan orang, lebih tepatnya cewek2 dari sekolah mereka, bahkan banyak juga dari sekolah lain. Ini sudah menjadi hal yang lumrah saat ada latihan / pertandingan pasti langsung jadi konsumsi public. Ini karena tim basket sekolah zachi terkenal hebat daaaan anggotanya terkenal kece kece pula. Khekhekhe.
 Di tim utama ada :
zachi sang pangeran(?) sekolah. 
Lipan si raja humor yang lumayan memikat. 
Capung si cowok kece yg gampang nge-blush kalo di godain cewek haha. 
Ada Oji cowok setengah botak yang aura kegantengannya nyebar kemana – mana. 
Ridho cowok asli papua yang item manis macem chris brown (?).
 di bagian cadangan ada beberapa lagi cowok tinggi kece yang bisa membuat hati para cewek cenat cenut. Apalagi sekarang di tambah reihan. Cowok berkacamata tinggi nan menawan yang sempat sejenak berhasil menarik hati zachi. Gimana ngga isinya cewek semua tuh penontonnya.

Zachi mengamati keadaan sekitar. Penuh, ramai.  Lalu matanya menuju kearah hula yang sedang mengurusi pendaftaran reihan. Kemudian dia memalingkan muka melihat kearah lain.  Lalu ia mulai berjalan masuk ke tengah lapangan. mulai untuk latihan.
###
Eyam dan uzza baru saja mendapat berkah yang luar biasa, yaitu ‘selesainya jam sekolah’ dan sekarang mereka sedang berjalan menuju jalan asrama. Tapi… tampaknya mereka tak-akan langsung kembali ke asrama.
“za, katanya si belang ada murid baru loh di sekolahnya dia. Trus nih ya si murid baru itu guaaaaaaanteng abees, trus dia nantang zach main basket, kalah sih dia. Tapi  tetep ajaa za ganteng looh katanya. Cogan za cogan. Lumayan bisa di jadiin gebetan baru.” Kata eyam sambil berjalan disamping uzza
Uzza yang sedari tadi sedang berjalan sambil makan gorengan pun langsung berhenti ketika mendengar kata – kata ‘cogan’ yg keluar dari mulut eyam.
“serius yam cogan? Cogan benerankan? Beneran cowok kan? Cowok tulen kan yam?” Tanya uzza bersemangat
“iya seriuss. Cowok tulen kok katanya belang. Nih kalo ga percaya, tadi dia sms gue.” Kata eyam sambil memperlihatkan sms  dari belang.
/uzza manggut manggut/
“ahiya, hari ini kan zach lagi ada jadwal basket kan? Pasti si cogan itu juga ada disana zaaa ^^)” kata eyam sumringah
“nah yam!! Yuk mareee kita serbu si cogan ituuuu!!!!” kata uzza sambil menunjukkan semangat 45.
Lalu dengan langkah super, mereka berangkat menuju sekolah zachi. Singkat cerita. Uzza dan eyam sudah berada di depan gerbang sekolah zachi
“yem, kita masuk aja nih gpp? Kita kan dari sekolah lain?” Tanya uzza cemas.
“ah, gpp za. Disini kan kalo ada latihan /  pertandingan ekskul olahraga pasti langsung jadi konsumsi umum za. Selow aja.” Jawab eyam santai
“hn..” uzza masih tak yakin “….  Kita kanmasih pake seragam sekolah tapinya yam.” Sambung uzza
“duh zaa, kita udah jauh jauh kesini mau liat cogan… trus sekarang mau dibatalin gegara kita masih pake seragam? Udah zaa lanjut ajaaa. Tuh liat tuh  ada juga kan cewek cewek dari sekolah lain yang mau nontonin latihan basket hari ini, mereka pake seragam sekolah masing masing juga ko” eyam meyakinkan uzza
/uzza menggigit bibir bawahnya/
“udah za, kelamaan ah mikirnya, nanti kita ga kebagian tempat duduk nih ah” kaya eyam sambil menarik tangan uzza masuk kedalam.

- lapangan basket indoor-
“permisi permisi..” kata eyam sambil menembus kerumunan penonton latihan basket sambil tetap menarik tangan uzza.
Dengan perjuangan yang  cukup berat… akhirnya eyam dan uzza sampai di tempat duduk paling strategis. Di paling depan!!
“nah zaa. Akhirnyaa kita bisa duduk tenang juga.” Kata eyam sambil mengeluarkan kipas dari tas nya.
“iya yam. Ahiya btw… cogan mana cogan?” uzza langsung mencari muka asing yg ada di dalam lapangan.

Dilapangan sedang ada latihan untuk pertandingan kejuaraan tingkat kota. Pertandingannya sih minggu depan. Tapi… penontonnya udah dating duluan dari sekarang wkwk.

/uzza mengamati sambil menggumam/
“disitu ada.. hmm tu, wa, ga, pat, ma. Disana ada.. tu wag a pat…” uzza menggumam
“kenapa za?” kata eyam sambil kipas – kipas
“eh yam yam, liat deh. Itu itu.” Uzza menunjuk kepinggir lapangan,. Ada Hula dan satu cowok tinggi sedang bercakap cakap.
“itu apa?” kata eyam sambil mengikuti arah yang uzza tunjuk
“itu loh ituu… itu cowok kan? Ganteng kan? Mukanya gak familiarkan? Itu cogannya? Dia lagi sama Hula. Ngapain tapi ya” Tanya uzza bersemangat
“mana mana ?/eyam celingukan/ ahiya itu.. tunggu tunggu gue Tanya belang dulu” kata eyam sambil mengeluarkan hp nya, berniat menelepon belang.. tiba tiba ada seseorang yang menepuk bahu eyam
“woy. Lu ngapain? Mau nelfon gue? Hahaha”
/eyam sontak kaget, lalu membalikkan badan, melihat siapa yang menepuk bahunya/
“eh lang. bikin kaget aja. Sini duduk samping kita” kata eyam
/belang pun duduk/
“belaaaaaaaang, cogannya mana cogaaan?” Tanya uzza sambil menggorang goyangkan lutut belang
“buseeet, napsu amat mbak sama cogan? Wkwk. Tuh tuh cogannya yang itu tuh. Yang pake baju basketnya beda sendiri yang lagi ngomong sama hula.” kata belang sambil menunjuk kearah reihan
“tuh kan yam, bener apa gue bilang . cogannya bener yang itu!”
“iye za iyee, gue tau lu kalo urusan cogan cepet koneknye.3.”
“haha dasar lo berdua, cogaaan terus pikirannya.” Timpal belang
“yeeee biarin :P” jawab uzza dan eyam berbarengan
Belang hanya bisa gelang geleng kepala melihat kelakuan dua temannya itu.
“eh eh tuh mulai tuh!!” seru belang
###

May 08, 2013

SGF : Chap 1


Tik tok tik tok….
 Kriiing Kriiing… zachi bangun…. Kriiing kriing... zachi buka mata…. Kriing kriing… zachi telat bangun.
“umh.,,” ia mulai membuka mata dan tangannya mulai meraba- raba mencari jam weker nya yang ia set dengan suaranya sendiri.
Ia berhasil menemukan jamnya “ah ini dia.” Lalu ia menekan tombol off untuk mematikan jam wekernya yang masih saja berbunyi. –klik- .
“hn.. “ ia mulai bangun dari tempat tidurnya , beranjak menuju kamar mandi. Sebelum itu ia sempat melewati kaca besar yang tergantung di tembok kamarnya dan sedikit memperhatikan dirinya..
“hm.. masih tak berubah, rambutku kapan panjang?” tanyanya sambil memegang ujung rambutnya.
Lalu ia turunkan pandangan kebawah sedikit
“ini… sepertinya takakan berkembang” /menghela nafas/
Lalu ia menyentuh-nyentuh wajahnya sendiri
“ini.. kapan berubah menjadi wajah seorang gadis yang cantik jelita?” /menghela nafas panjang/
Lalu ia kembali berjalan menuju kamar mandi sambil bergumam “kapan aku bisa jadi seorang putri yang cantik jelita? Kapan aku bisa merasakan indahnya jatuh cinta seperti yang dirasakan para gadis lain? Kapan?  Aku.. lelah terus menerus menjadi… seperti ini”
Lalu ia menggelengkan kepalanya
“ah sudahlah.. sudah ada jalnnya sendiri” lalu ia masuk kemamar mandi dan mulai membersihkan diri.

                Perlu diketahui bahwa Zachi adalah seorang gadis yang berumur 17 tahun. Sekarang ia sedang menempuh pendidikan akhir di jenjang SMA. Namun ada hal unik yang membedakan dirinya dengan para gadis yang lain. Kalau para gadis pada umumnya memiliki rambut yang panjang terjuntai nan indah, suka bersolek, suka memakai gaun / baju yang manis, dan memiliki wajah cantik layaknya seorang perempuan… Zachi tidak seperti itu. Ia terlahir dengan wajah yang cukup tampan, suka memakai pakaian pria , rambutnya sulit untuk tumbuh panjang (seperti seorang pria) dan… dadanya… cukup… rata. Dikarenakan hal itu.. banyak orang yang menyangkanya adalah seorang pria, bukan wanita. Dan asal kalian tau… ia mendapat predikat “Prince Charming” disekolahnya. Banyak murid perempuan yang tergila – gila padanya, meskipun mereka tau bahwa zachi itu adalah seoang wanita. Tak hanya perempuan, banyak murid laki – laki yang terkagum –kangum akan sifat serta prilaku Zachi yang “katanya” seperti seorang “pangeran” itu. Maka dari itu.. orang orang sekitarnya lebih sering memanggilnya dengan nama “Zach” .

ia keluar dari kamar mandi, dengan menggunakan handuk yang hanya ia lilitkan dari pinggang kebawah! (ia memang seperti itu.. karena ia pikir di bagian “atas” tak perlu ada yang ia tutupi)
lalu ia berjalan menuju lemari baju.kemudian membukanya serta mengambil satu set kemeja – dasi – blazer hitam – serta celana hitam. (ia selalu memakai pakaian pria.. karena kalau di pikir – pikir lagi… saat ia memakai seragam wanita pasti akan dikira seorang….. banci *sweatdrop*)

singkat cerita. Ia sudah mengenakan pakaiaannya itu dan menyambar tas & setangkai mawar merah , (ia sangat suka sekali aroma bunga tsb) lalu ia turun kebawah untuk sarapan.
Sesampainya di bawah, ia langsung melesat menuju ruang makan. Dan menyapa penghuni asrama yang lainnya.
“hi ladies & gentle man, good morning” katanya sambil tersenym tampan(?) lalu ia mengambil posisi duduk disamping jeli.
 “yo jel, pagi.” Katanya sambil mengambil piring serta seporsi nasi goring yang telah tersedia di atas meja
“i-iya , pagi zach” jawab jeli sambil tertunduk malu

Jeli.. cewek imut baik hati penghuni asrama ini, ia anak kesayangan penghuni asrama ini. Dia sering tertunduk malu atau pipinya seketika berubah menjadi sangat merah saat berbicara / bertemu dengan zachi… dia… diam diam menyukai zachi.

“ yo mam pagi *wink*” kata zachi kepada mami
“pagi zach, hari ini mau kemana aja? Bisa anterin mami ga sore ini?” jawab mami
“anterin kemana mih?” jawab zachi sambil mengunyah masi goring
“anterin ke party temen mami, mereka bawa pasangan semua, mami sendirian. Kamu temenin mami ya zach?” Pinta mami

Well, mami adalah penghuni asrama ini juga namun ia juga bertindak sebagai pengurus asrama yang dikelola oleh Om natsu dan Paman Gray ini. Mami nama aslinya Erza, mahasiswi  akuntan yang sebentar lagi akan melenceng menjadi seorang psikolog. Mami itu baik, dan yaa bijak seperti para mami pada umimnya, dia juga bisa jadi temem ngobrol yang asyik .

“hn.. sori mih, aku sibuk. Sama yang lain aja, lipan , ayiq , picil atau cidam (mereka penghuni asrama ini. Pria tentunya). Mungkin mereka bisa.” Kata zachi santai sambil mengunyah nasi goring.
“yaaah zach.. mami mau nya sama kamu aja.” Pinta mami agak merengek
“maaf mih, hari ini.. cukup sibuk, ahya, udah dulu yamih aku berangkat. Salam aja buat anak anak yang lain” kata zachi sambil beranjak meninggalkan meja makan.
“hhhfft. Oke lah. Hati hati zach” kata mami sambil melambaikan tangan kearah zachi
“ yomih, yo jel aku berangkat.” Kata zachi sambil melambaikan tangan kearah mereka berdua.

Singkat cerita. Ia sudah sampai dipintu gerbang sekolah, mulai menelusuri jalan menuju ruang kelasnya. Di sepanjang jalan ia menjadi pusat perhatian satu sekolah, terutama para wanita. Jujur saja ia tak suka diperhatikan seperti itu.. tapi mau bagaimana lagi. Ini taqdir. Pikirnya.


Sesampainya di pintu kelas. Ia dihadang oleh 2 cewek. Teman sekelasnya.
“hei zach, duduk dimana hari ini?” cewek 1
“duduk sama aku yuk zach” cewek 2
Zachi tersenyum manis. Ke dua cewek itu blushing.
“maaf nona – nona aku hari ini ingin duduk sendiri saja.” Jawabnya lembut
“yaah. Duduk sama aku aja” kata kedua cewek itu bersamaan.
“maaf nona.” Kata zachi sambil berlalu
Lalu ia berjalan menuju kursi paling belakang di sudut kelas. Kemudian menaruh tasnya diatas meja. Lalu ia berjalan kearah lockernya yang kebetulan berada tepat di belakang kursi yang akan ia tempati. Lalu ia membuka lokernya dan……. *pundung*
“ini…… *sweatdrop*” ada tumpukan kotak coklat serta surat surat beramplop pink ini bukan hal baru baginya… tapi tetap saja ia merasa agak risih dengan hal ini. Sejujurnya ia ingin langsung mengosongkan lokernya dan membuang benda benda absurd tersebut ke tong sampah, namun ia tahu diri. Dia tak ingin menyakiti hati orang orang yang telah memberikan ini semua kepada dirinya.
/menghela nafas/ “baiklah ..” ia mengambil tas nya dan memasukkan semua benda benda tersebut kedalamnya.

Ting tong ting tong. Bel masuk pun berbunyi. Semua murid, termasuk zachi, duduk menempati tempatnya masing masing. Menunggu guru yang datang. Tak lama kemudian guru Bahasa pun datang, tapi ia tak sendiri. Ia datang bersama seseorang (yang sepertinya) akan menjadi murid baru dikelasnya. Seseorang itu berperawakan tinggi, lebih tinggi dari zachi sepertinya, wajahnya pun tak kalah menarik dari zachi. Dia… tampan asli.. pria tampan asli maksutnya khekhekhe. Perawakannya juga rapih, sepertinya orangnya cool. Ngga selenge-an. Dan… ia berkacamata! Dan zachi…. Suka cowok berkacamata.. (fufufu)

“selamat pagi semuanya”
“pagi paaak.”
“seperti yang kalian lihat, bapak pagi ini membawa teman baru untuk kalian. Namanya Reihan. Nah reihan, perkenalkan dirimu” kata pak guru sambil mempersilahkan reihan untuk memperkenalkan diri
“ok pak. Selamat pagi semuanya. Perkenalkan saya reihan, pindahan dari bandung. Salam kenal.”
“nah reihan, sekarang kamu silahkan duduk di pojok sana, disamping zachi” kata pak guru sambil menunjuk satu satunya kursi yang masih kosong.. ya itu di samping zachi.
“baik pak”

Sontak zachi kaget, bercampur senang bercampur deg-deg-an. Tanpa ada yang menyadari.. pipi zachi pun sedikit berubah menjadi lebih merah.
Dan.. reihan pun berjalan menuju meja zachi
Zachi semakin deg-degan. Pipinya kembali memerah
Sampai akhirnya.. reihan sampai dan duduk disamping zachi.
Menengok kearah zachi. Dan…..
“hei, kenalin gue reihan. Lo pasti zachi?” kata reihan memperkenalkan diri sambil menjulurkan tangannya serta memasang tampang ala dewa yunani.
Sontak zachi… memerak kembali. Tapi dengan cepat ia memperbaiki kondisi wajahnya.
“oh, iya ge tau kok llo siapa. Iya gue zachi, panggil aja zach.” Kata zachi ketus. Dan denggan malu malu yang ditutupi dengan sebongkah ke jutekan, zachi menyalami reihan.
Dalam hati zachi… duh bego banget gue! Kenapa mesti ketus cobaa! Hei mulut! Lembut dikit keeek. !
dan reihan pun menjadi agak kagok.
“oh, iya.zach. salam kenal. Ohiya btw di sini ada ekskul basket kan? Emangnya bener ya basket cowok di sekolah ini ketua timnya cewek? Yang bener aja? Masa cowok di pimpin cewek sih? Yang bener aja, gue sih ogah. Bakal gue kalahin tuh cewek kalo gue tanding basket sama dia”
Seketika zachi naik darah….
“oh itu, iya di sekolah ini tim basket cowoknya yg mimpin cewek. Ga sembarang cewek sih gue liat liat. Dia ga kalah kuat ko sama cowok yang lain. Yaa.. buktinya lo liat aja piala piala basket yang udah nangkring di ruang kepala sekolah.” Kata zachi berapi api.
“eh, kok lo semangat banget? Cewek inceran lo ya?” kata reihan dengan polosnya -_-
“cewek inceran? Haha.  Bukan lah. Gue kenal aja sama itu cewek.” Kata zachi

“ekhm,  kalian bisa kenalannya nanti aja? Bapakmau mengajar” tegur pak guru.
“eh iya pak” sahut zachi dan reihan bersamaan.

Tak terasa, 2 jam pelajaran pun sudah terlewat, pelajaran bahasa telah selesai. Dan sekarang pelajaran olahraga. Semua murid mengganti baju mereka. Dan bergegas ke lapangan indoor. Mereka akan latihan basket.

“yak anak anak. Sekarang kita tanding basket yang putri di bagi2 kelompok ya. Yang putra juga. Yg putri tanding di lapangan sebelah sana dan yang putra tanding disini.” Kata pak guru sambil memilah milah kelompok.
“ahiiya kamu zachi, mau masuk tim putri atau putra?” Tanya pak guru
“putra aja pak” jawab zachi enteng.
Dan seketika beberapa putra mengelilingi zachi
“kapten tim gue yuk” .yg satu lagi “tim gue aja kapteeen. pliis”
Lalu zachi menjawab dengan enteng.
“gue mau masuk tim mana aja, asal… gue gak satu tim sama cowok itu” jawab zachi sambil melirik kea rah reihan
Reihan tersontak kaget

“ja-jadi elo si kapten cewek itu? Jadi lo cewek?. Jadi… tadi gue….ngomongin…aaaah sh*t” geram reihan sambil menepok jidatnya sendiri
“iya gue cewek. Kenapa gak nyangka ya? Haha selow udah biasa. so, gimana rei, jadi mau nantang si kapten cewek itu? Yuk sekarang.” Kata zachi sambil memainkan bola basket yang ada di tangannya. Dan melmparnya kearah reihan. Pertanda zachi menantang reihan berduel.
Dengan sigap reihan menangkap bola basket itu. “oke, siapa takut”
Dan.. pertandingan pun di mulai.,
 -singkat cerita-
skor akhhir zachi lebih tinggi dari reihan.
 “Gimana boss, masih ngeremehin si kapten itu? “ kata zachi sambil tersenyum sinis
“sayang aja lo cewek, kalo cowok! Abis lo!” jawab reihan emosi
“cewek ya..? gue hamper lupa malah kalo gue cewek! Udah yuk ah balik” kata zachi sambil pergi berlalu. Menahan emosi.

Saat ganti baju di kamar ganti “cewek” tentunya….
“zach gila lo keren abis!”
“iya lo keren banget berani nantang cowok kayak gitu”
Zachi hanya tersenyum. Dalam hati ia dongkol setengah mati sama itu cowok.
Lalu iamengganti bajunya dengan seragamnya yang”biasa”

Jam istirahat
Zachi kekantin sendirian. Memesan semagkuk bakso tanpa mecin tanpa sambbal.
Lalu duduk di sudut kantin. Lalu reihan menghampiri. Nafsu makan zachi hilang.
“ngapain lo?” Tanya zachi ketus
“gpp, mau makan disini aja. Meja lain penuh.” Jawab reihan cuek
Zachi melihat kearah reihan sedikit lalu melemparkan pandangannya kemeja lain, mencari celah kosong yang bisa ia tempati. Dan ia melihat Belang. Salah satu teman penghuni asrama yg sama dengannya. Cewek sinis yanghobinya ngetawain temen temennya.
Lalu zachi beranjak dari meja itu , ingin menuju meja belang. Namun reihan menahannya.
“eh lo mau kemana? Jutek amat” Tanya reihan
“bukan urusan lo!” jawab zachi ketus sambil pergi menuju meja belang
“tch, sial” maki reihan

Zachi berjalan ke meja belang, sesampainya disana.
“hei , lang boleh gabung?”
“ohiya boleh zach. Kenapa emangnya? Kok pindah?”
“iya gpp, bosen aja makan sendirian”
“sendirian? Biasanya lu juga di kerubungin cewek cewek.”
“cewek kalo di kerubungin cewek… kesannya gue lagi di labrak gitu ya? Hahaha.”
“errh. Buka itu maksud gue zach. Ah udah lah yuk sini duduk” kata belang sambil mempersilahkan zachi duduk
 -singkat cerita-
Istirahat pun selesai, semua murid mulai kembali ke kelasnya masing masing.
“yo lang thanks ya.”
“sip zach, sama sama.”
 Lalu mereka berpisah. Kembali kekelasnya masing masing.

Setelah sampai di kelas, zachi berjalan menuju ke kursinya, dan sudah ada reihan disebelah kursinya. Zachi duduk dan langsung membuka buku pelajaran matematika.
Reihan diam diam melihat kearah zachi tanpa zachi sadari. Dan di dalam hati reihan sumpah gue ganyangka ada cewek kayak gini. Entah kena syndrome apa ni cewek. Ga ada mirip “cewek”nya -_-
Zachi masih saja membaca bukunya.
Reihan masih menatap zachi sejenak lalu mengalihkan pandangannya.

 mau tau lanjutannya? tunggu chapter 2 ! khekhekhe

May 03, 2013

Suratku Untuk Mu Wahai Masa Lalu 


Perlahan ku coba untuk buka kedua mata. Terasa berat. Rasa kantuk masih saja bertahan untuk bertengger di kedua mataku ini. Sampai pada akhirnya setelah berusaha setengah mati aku pun berhasil membuat kedua bola mataku yang malas ini keluar dari persembunyiannya. Hal pertama yang aku lihat adalah langit – langit kamarku. Putih. Kosong . Seperti layar bioskop yang siap menampilkan diorama berbagai macam film ternama.
Namun yang aku lihat bukanlah film – film ternama seperti yang ada di bioskop pada umumnya. Yang terlihat adalah sejuntai kisah masa lalu yang sudah lama ku pendam sendirian, yang sudah lama tertidur dalam memori yang dalam, yang sudah ku kunci rapat – rapat dalam kotak ingatan agar tak ada satu pun yang bisa membukanya. Aku terdiam. Kaku. Tak mampu berkata – kata. Tak mampu bergerak. Hanya bisa diam melihat apa yang terpapar di hadapanku. Dan akhirnya air mata kupun mengalir. Deras. Kembali mengenang sebuah drama kehidupan yang menyakitkan. Sebenarnya tak seluruhnya menyakitkan. Ada saat – saat dimana aku merasa bahagia, menggebu dan terlena.
Namun entah mengapa, pada akhirnya semua itu sirna dikarenakan adanya sebuah perpisahan. Air mataku mengalir semakin deras, ketika kenangan itu kembali berputar di hadapanku, berputar menuju awal dari sumber rasa sakit yang menutupi dirinya dengan beribu kebahagiaan. Saat aku jatuh cinta. Ya cinta. Cinta yang menjadi sumber rasa sakitku selama ini. Cinta yang pernah ku raih, namun telah direnggut oleh kerasnya roda kehidupan.  
Entah bagaimana caranya akhirnya aku tersadar dari lamunan masa lalu yang menjeratku. Aku langsung melompat turun dari kasur dan kemudian menuju ke kamar mandi untuk sekedar mencuci muka dan menggosok gigi. Setelah itu aku duduk di sofa dan menyalakan televisi. Aku mencari program yang dapat menarik perhatianku. Namun setelah hampir  5 menit aku menggonta – ganti program televise, tak ada satupun acara yang menarik perhatianku. Otakku masih belum bias berpikir jernih, masih tersisa bayangan masa lalu yang menyelimuti sebagian alam sadarku. Akhirnya ku matikan televisi dan beranjak menuju meja belajarku. Ku raih secarik kertas dan sebuah pulpen, dan akhirnya aku mulai menulis.

April 30, 2013

blog saya.. gado - gado?

hei beb /siapa beblu/ wks!
hei pie kabare blog reader?*suara medok jawa* wks.
oke guys, gimana kabar kalian di hari yang cukup panas ini?.. gile ye  sekarang panas banget. neraka bocor kali yaa? /bukan/
global warming bung~. wkwk.
global warming sih selalu jadi topik utama yang selalu hot kalo lagi ngomongin soal lingkungan.
nah maka dari itu...
sekarang saya mau ngomongin...
bukan tentang global warming /lah. :p
saya mau bahas tentang gado-gado ~(^^~). bukan gado - gado yang suka di jual sama mpok mpok betawi tapinya. fufufu,. ini tentang blog gado-gado. alias blog yang isinya campur - campur . yaaa macem blog saya ini. ga ada tema khusus nya. apaaa aja yang ada di pikiran saya yaaa..saya tulis eh , saya ketik.
saya nulis mesti ada mood yang mendukung. tanpa ada mood udah. hancur sudah tulisan saya. wkwk.
mood saya dateng nya ga tentu, dan ga selalu sama!
dengan mood yang ga tentu itu.. saya bisa jadi orang yang ga tentu juga/?/lah. pfft
orang ga tentu itu bukan labil yaa, eh tapi labil juga sih. . bingung? sama! wkwk
nih ya kadang itu mood saya mengarahkan diri saya(?) jadi orang yang bijak, melankolis, gila, pendiem, trus terkadang jadi psikopat/noooo, pfft.
 kadang sok jadi orang cantik/eh, emang cantik sih pfft/. kadang jadi tomboy kadang jadi superman, batman.. oke ngaco.
yaa intinya mood saya mempengaruhi kepribadian/? bukan sih. mempengaruhi pola pikir saya.
contohnya. kalo saya lagi mellow yaa yg saya tulis itu sok sok picisan, semacem puisi pusi galau..
trus kalo lg ngerasa sok cantik. /sumpah ini  nulis sok cantiknya juga sambil ngakak sendiri/  yaa suka nge share sedikit/? skincare yang saya pake.
trus kalo lagi gila... yang ini jangan di jelasin deh -_-
trus kalo lagi apa lagi ya.... banyak deh. pusing saya juga mikirinnya /lah.

nah jadi karena pertimbangan tersebut telah di putuskan bahwa itu lah penyebabnya blog ini random. gado-gado. jangan salahkan saya kalo ada penyimpangan dalam isi blog ini. salahkan mood saya. sekali lagi mood saya!!!!.
yak sekian sekilas info dari saya /ini apa/
oke udah dulu ngetiknya. saya mau main dulu. main anu sama si anu. /gila/
ok, see ya next time





April 29, 2013

entah apa judulnya -_- ada saran?

awalnya kami tak saling mengenal, 
awalnya kami tak saling menyapa, 
awalnya kami tak saling bercengkrama.
awalnya kami hanya seorang anak manusia yang sedang berlayar di lautan dunia maya.
berkelana kesana kemari. singgah di beberapa pulau yang menurut kami menarik.
namun, tak ada yang benar benar menarik untuk kami. 
dan kamipun terus berlayar dan terus berkelana.
sampai akhirnya kami singgah di sebuah pulau.
pulau yang memiliki sesuatu yang berbeda
sesuatu yang tak kami temukan di pulau lain.
"sesuatu" yang akhirnya menghentikan pelayaran kami dan memutuskan untuk menetap.
kami mulai menjejaki pulau itu secara bersamaan, namun tanpa sebuah sapaan.
kami berpencar keseluruh penjuru pulau, mencari cari sesuatu yang unik bagi kami. sendiri.
dan suatu ketika dalam penjajakan itu... 
kami di pertemukan kembali dalam sebuah oasis.
oasis yang mana membuat kami tersadar, 
bahwa kami saling membutuhkan.
dan dari oasis itu pula kisah kami dimulai :)
kisah baru dimulai. :)
dimulai dari sebuah perkenalan yang berlanjut pada candaan.
sebuah candaan yang berlanjut pada sebuah pertemanan
sebuah pertemanan yang berlannjut pada sebuah persahabatan
dan, sebuah persahabatan yang berlanjut menjadi sebuah keluarga. :)
itulah kami. 
sekumpulan otaku yang dulu terpencar
kini telah bersatu dalam sebuah keluarga,
#shonengakureFamily :)
aku bangga jadi anak Indonesia/?
aku bangga jadi bagian dari  @shonengakure :)







April 26, 2013

Liburan Yang Menegangkan

well, gue sekarang bukan mau nyeritain tentang liburan gue. tapiiii. gue mau nge-share kenangan masa lalu(?) yaitu, drama UJIAN PRAKTEK B.INDONESIA gue waktu jaman SMP. gila kan 3 tahun  lalu boooo~. 
yuk cekidot.

Pada saat liburan akhir semester Ghalih, Dimas, Junian dan Zahara pergi berlibur ke villa milik keluarga Dimas. Villa tersebut di jaga oleh Pak Farhan. Pak Farhan adalah orang yang dipercaya oleh keluarga Dimas untuk menjaga villa tersebut.
Sore hari disebuah café …
Ghalih     : “Woy Dim... Besok kita jadikan pergi ke puncak?”
Dimas      : “Jadi dong… Tenang saja kita jadi kok pergi kesana. Oh ya, anak – anak yang lain sudah  diberitahu belum?”
Ghalih     : “Oia, aku lupa ,, maaf yaa aku lupa memberitahu mereka.”
Junian      : “Hoi… pada mau jalan kok tidak ngajak – ngajak sih?”
( Junian berkata sambil menepuk bahu kedua temannya )
Zahara     : “Iya nih, Kok tidak mengajak kami sih? Aku juga ikut yaa…”
Dimas      : “Ni anak, nyamber – nyamber saja sih.”
Ghalih     : “Hmmm… kalian ingin ikut yaa? Ya sudah ikut saja…”
Dimas      : “Oke,, besok kita berkumpul di depan rumahku jam 06.00 yaa ! Ingat jangan sampai lupa!”
Junian      : “Oke… Oke..”
        Akhirnya mereka semua kembali kerumah masing – masing untuk mempersiapkan barang – barang bawaan mereka.
Keesokan harinya, di depan rumah Dimas…
Dimas      : “Ghalih, si Zahara kemana sih? Kok belum datang?”
Ghalih     : “Tau tuh… Lelet banget sih…”
Junian      : “Hei lihat – lihat itu anaknya datang..”
( Junian menunjuk kearah Zahara yang sedang berjalan kearah mereka )
Zahara     : “Haduuhhh,,, maaf ya teman – teman tadi aku terlambat bangunnya.. maaf ya,”
Dimas      : “Ya sudah, ayo kita jalaann…”
Ghalih, Zahara dan Junian : “Okee kita jalann!!”
2 jam kemudian…
Junian      : “fhyuhh… Akhirnya sampai juga.”
Pak Farhan   : “Selamat datang Mas Dimas dan kawan – kawan, silahkan menikmati liburan di villa ini.”
Ghalih     : “Baiklah pak, kami masuk ke kamar masing – masing adhulu ya pak…”
Pak Farhan   : “Ya, silahkan”
Lalu mereka semua masuk ke kamar mereka masing – masing. Setelah cukup beristirahat, mereka semua keluar dari kamar masing – masing dan ingin berkeliling melihat – lihat villa tersebut.
Zahara     : “Huahh, udara di sini sejuk bangeett,,”
Ghalih     : “Ia ni, seger banget, kita keliling – kelingi yuk melihat – lihat villa ini..”
Dimas      : “Boleh, boleh, aku juga penasaran dengan villa ini.”
Tiba – tiba Pak Farhan datang dan langsung memberi  mereka sebuah penringatan agar mereka tidak memasuki salah satu rungan yang ada di villa tersebut.                                       
Pak Farhan   : “Ehm… Ehm… Maaf saya mengganggu, saya hanya ingin memberitahu kalau adik – adik semua  tolong jangan sekali – kali masuk ke ruangan yang berada di ujung sana!”
Junian      : “Memengnya ada apa pak?”
Pak Farhan   : “Sudah… Jangan tanya kenapa, pokoknya kalian jangan sampai membuka pintu ruangan tersebut.”
( Keempat anak tersebut terdiam sesaat, mereka merasa takut tapi juga penasaran… )
Ghalih     : “Ooh begitu ya pak, ya sudahlah kalau begitu.”
Lalu Pak Farhan pergi meninggalkan mereka,
Zahara     : “Sebenarnya ada apa ya? Kenapa kita dilarang untuk membuka pintu tersebut? Aku jadi penasaran”
Dimas      : “Bagaimana kalau malam ini kita kita lihat sebenarnya dikamar itu ada apa.”
Malam harinya mereka semua telah berkumpul di kamar misterius tersebut…
Junian      : “Yakin nih kita mau masuk ke kamar misterius ini?”
Ghalih     : “Yaiyalah, kita semuakan sudah berkumpul di sini,”
Dimas      : “Sudah sana Jun, buka pintunya”
Junian      : “Hah… Masa aku sih yang harus membuka pintuya?”
Zahara     : “Sudah Jun… buka pintunya”
Akhirnya junian membuka pintunya, dan ternyata ruangan tersebut adalah gudatua yang kotor…
Ghalih     : “Haahh? Hanya gudang kotor, jelek dan berdebu seperti ini sja tidak boleh di masuki?”
Dimas      : “Hush… Jangan ngomong semberangan!! Pamali tahu…”
Junian      : “Tahu tuh, Pamali”
Zahara     : “Sudah – sudah, Kita masuk saja…”
Pada saat mereka masuk, tiba – tiba lampu padam sesaat, lalu kemudian menyala lagi. Akan tetapi setelah lampu menyala kembali, Zahara telah menghilang.
Dimas      : “ Woy, si Zahara kemana tuh… Hilang!”
Ghalih     : “Zah… Zah... Jangan main petak umpet deh!”
Junian      : “Haduh… si Zahara kemana sih?”
Tiba – tiba ada hantu muncul,
Hantu      : “Hi… Hi… Hi… Kalian anak – anak nakal, sudah diperingatkan tidak boleh masuk ke ruangan ini tetap saja masuk! Akibatnya salah satu teman kalian telah kujadikan tumbal…”
Junian      : “Han,, han,, HANTU….”
(Junian berlari keluar)

April 23, 2013

Hello World! i'm back!

hellooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooooo!!!!! sudah lama tak nge-blog. kalian tau? sejak januari kemaren saya udah jarang- ga pernah ngepost lagi gegara HIATUS menuju UN. dan finally ane akhirnya bisa melewati UN dengan cukup MULUS, dan semoga ane dapet hasil LULUS dengan nilai yang MEMUASKAN. Aamiin. nah kalian tau apa rasanya hiatus blogging? tau? tau?? GAK ENAK banget! sumfehh. tangan tuh gatel rasanya pengen ngetik segala macem. namun apa daya, persiapan UN yang lumayan padat serta nyari kuliah sana sini yang membuat ane sibuk. tapi ane harap dengan pengorbanan yang cukup besar ini (?) ane bisa dapet hasil yang terbaik!! LULUS dengan nilai TERBAIK. dapet SNMPTN UNDANGAN IPB jurusan ILMU KOMPUTER!!! aiya ngomong ngomong soal perkuliahan, ane mau curhat sedikit, ane waktu itu ikut PMDK IPB (D3) iseng sih tapi niat /lah. ane milih jurusan : 1. teknik komputer 2. analisis kimia 3. teknologi industri benih ane kira ane ga bakal tembus,tapiiiii takdir berkata lain! ane LOLOS seleksi dan akhirnya keterima di DIPLOMA IPB jurusan TEKNIK KOMPUTER awawaw >< sumpah rasanya itu WOW bangeeetz. ane keterima di salah satu PTN ternama di Indonesia dan dapet jurusan yang ane minatin!! THANK YOU GOD!!!! *loncat-loncat* *sigh* sebenernya masih banyak sih yang mau ane ceritain. mulai dari hobby ane yg sudah terpendam lama kini kembali muncul(?), pengalaman ane sama anak anak cos1, puisi puisi ane yang kini mulai menumpuk, aaaarh. banyak deh pokoknya. tapi yaa nanti nanti aja deh ane sambung lagi . byee~ sampai ketemu di posting selajutnya~ *smooch* salam cinta/?

January 03, 2013

My 1st Blog Award: A Liebster Blog Award

posting ini  udah molor dari tahun 2012 loh -_-

I just wanna say a BIG THANKS to Chocolicious blog for giving me this award ;)

Ini dia persyaratan yang musti diikuti:
  1. Berterima kasih sama yang udah kasih award ini serta mencantumkan link-nya dalam posting kamu
  2. Write 11 random things about you
  3. Jawab 11 pertanyaan sama orang yang kasih award ini
  4. Share award ini ke 11 blogger lain yang followernya kurang dari 200. Cantumkan link mereka di post kamu. Jangan lupa kasih tahu mereka kalo kamu kasih award.
  5. Buat 11 pertanyaan untuk 11 blogger yang kalian nominasikan :)
11 Random things about me :

  • aneh
  • lemot
  • pelupa -_-
  • Kepo
  • suka makan tapi ga gemuk gemuk -_-
  • terobsesi buat naikin berat badan
  • ngga bisa dandan (still learning)
  • pemalas akuuut!!!
  • suka ngemil tengah malem
  • kalo udah nge-game / baca novel dunia serasa milik sendiri. bakal lupa waktu -_-
  • i'm a chocolicious fufufu >,<

oke sekarang aku mau jawab pertanyaan dari sist cipcipcococip fufu :

  1. Apa alasan kamu memakai make up?   kenapa ya? hmmm gini manusia kan gak ada yg sempurna yaa. jadi aku pake make up buat melengkapi (bukan memperbaiki loh ya) kekurangan iitu  fufu.
  2. Lebih suka korean makeup atau japannese makeup? K-makeup. fufu
  3. Lebih suka beauty product lokal yang premium atau product LN yang murce? local aja kali yaa. kalo nyoba yg LN tp murce ngerinya produk palsu cyiin fufu
  4. Mana yang paling sering kamu lakukan secara rutin, perawatan wajah, rambut, tubuh, atau meni pedi? perawatan wajah, rambut sama tubuh fufu
  5. Sebutkan alat makeup yang paling murah dan alat makeup termahal yang kamu miliki! kayaknya gak ada yg mahal mahal bgt deh. semuanya sama rata.
  6. Sebutkan merk kosmetik/skincare yang paling lama kamu pakai dan alasan mengapa kamu setia pada merk itu? aku ganti - ganti sih yaa. gak selalu netep hehe *lg nyari jati diri hohoho*
  7. Posting blog apa yang lebih kamu sukai? Tutorial makeup atau review produk? review produk sih yaaaa. kalo tutorial make up enakan nonton videonya hoho
  8. Manakah yang lebih kamu sukai lipstick, lip tint, lip gloss, atau lip shine? aku lebih suka lipglosss 
  9. Kalo cuma dibolehin pakai 1 alat makeup buat mata, kamu pilih eyeshadow, maskara, atau eyeiner? Kenapa? eyeliner aja sih yaaa. soalnya aku suka bangeet. bisa buat bikin mata kucing xoxo
  10. Alat makeup apa yang nggak bakalan mau kamu pakai atau yang bikin kamu nggak PD setengah mati? Kenapa? lipstick yang warnyanya merah merona mencolok tralala trilili -_-
  11. Apa alasan kamu follow blog seseorang? Apakah karena blog itu menarik dan menginspirasimu, tertarik dengan giveaway, atau agar di followback? follow blog seseorang bisa karena dia relasi aku, atau blognya dia bagusgusgus bermutu dan membuat saya terinspirasi. hehe
daan 11 blog yang mendapat award ini adalaaah


pertanyaan dari saya adalaaah..........
1. alesan kamu ngeblog itu buat apa? buat nyalurin hobi / nyari eksis / yg lain?
2. blog kamu isinya apa aja? terpusat sama 1 tema/ bisa macem macem?
3. kapan pertama kali kamu ngeblog ? (bulan / tahun)
4. posting pertama kamu di blog apa ? (kasih link postingnya)
5. kamu kalo ngeblog ada waktu rutin atau sesukamu aja?
6. posting di blog kamu itu hasil karya mu sendiri atau copy paste dari situs lain ?
7. kamu kenal semua followers blog mu?
8. berapa blog yg kamu follow? apa yang ngebuat kamu follow blog itu?
9. di blog mu ada iklannya? kalau ada kenapa kamu pasang iklan di blog? kalo ga ada , kenapa kamu gak mau pasang iklan di blog?
10. kamu punya berapa blog? (sertain linknya kalau blognya lebih dari satu) dan yang paling aktif blog yg mana?
11. selamat menjawab deh yaaa .__.